Penerimaan Lamaran Enumerator RS Rifaskes Telah Ditutup

Sesuai dengan yang telah diumumkan sebelumnya (klik Lowongan Enumerator RS Rifaskes 2019), hari ini pukul 12.00 WIT, beberapa menit yang lalu, penerimaan berkas lamaran enumerator RS Rifaskes 2019 Provinsi Papua Barat ditutup. Sejak di-posting tanggal 4 Februari 2019, pengumuman melalui blog ini telah di-hits sebanyak 3.559 kali. Hal ini sekaligus memecahkan rekor jumlah hits dari sebuah posting-an dalam blog ini. Selama blog ini eksis, sebuah posting-an paling banyak di-hits tidak lebih dari 1.500 kali. Pengumuman tersebut juga di-hits oleh para pembaca dari luar Tanah Papua. “Hal ini dibuktikan dengan adanya para pelamar dari Sulawesi yang memasukkan berkasnya kepada kami. Terima kasih kepada pihak-pihak yang turut menyebarkan informasi tersebut. Sehingga bisa dikatakan rekrutmen enumerator RS Rifaskes di Provinsi Papua Barat tidak tertutup, sembunyi-sembunyi, tapi terbuka dan akuntabel,” kata dr. Victor Eka Nugrahaputra, M.Kes. selaku Penanggung Jawab Operasional (PJO) Rifaskes Provinsi Papua Barat.

Selain melalui blog ini, pengumuman tersebut juga diberitahukan kepada Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Papua Barat. “Pengumuman juga ditempelkan pada Papan Pengumuman Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat,” tambah Arifin Han, SKM, M.MKes. selaku Penanggung Jawab Administrasi dan Logistik (PJAL) Rifaskes Provinsi Papua Barat.

“Ada lima belas pelamar yang memasukkan berkasnya kepada kami. Kami membutuhkan dua enumerator RS untuk pelaksanaan Rifaskes 2019 di Provinsi Papua Barat. Kami akan menyeleksi berkas para pelamar. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Manokwari yang turut membantu kami memastikan JKN-KIS para pelamar tersebut masih aktif atau tidak. Ada beberapa JKN-KIS para pelamar yang sudah tidak aktif lagi, karena menunggak pembayaran preminya. Yang seperti itu tentunya menyebabkan pelamar tersebut tidak bisa lolos seleksi berkas,” ulas dr. Victor.

“Minggu depan kami akan menyampaikan pemberitahuan tertulis via email atau nomor kontak yang ada, kepada para pelamar yang lolos seleksi berkas. Tahapan selanjutnya adalah seleksi wawancara yang rencananya akan kami laksanakan di Manokwari hari Selasa tanggal 5 Maret 2019,” lanjut dr. Victor.

Seleksi wawancara rencananya juga akan melibatkan Penanggung Jawab Teknis (PJT) Rifaskes Provinsi Papua Barat dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatiga, Mujiyanto, S.Si., MPH.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *