Bila Dapat Berlari, Jangan Engkau Hanya Berjalan

Judul di atas merupakan penggalan perkataan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, dr. Victor Eka Nugrahaputra, M.Kes., dalam sesi awal pada Workshop Teknis Percepatan Akreditasi Puskesmas. Bermula dari menyebutkan sebuah quote dalam bahasa Inggris sebagai berikut: “If you can’t fly, then run. If you can’t run, then walk. If you can’t walk, then crawl. But what ever you do, you have to keep moving forward“. Kemudian dr. Victor melanjutkan, “Saya akan balik quote tersebut untuk memotivasi kita agar berbuat sesuai kapasitas maksimal yang kita miliki. Jika kita dapat berjalan, jangan hanya merangkak. Jika kita dapat berlari, jangan hanya berjalan. Jika kita dapat terbang, jangan hanya berlari”.

Foto bersama narasumber, panitia dan peserta dari Puskesmas pada Workshop Teknis Percepatan Akreditasi Puskesmas.

Workshop kali ini diselenggarakan di Swiss-belHotel Manokwari dari tanggal 15 sampai tanggal 18 Oktober 2018. Workshop dihadiri oleh 13 Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan beberapa Puskesmas terpilih terutama yang direncanakan menjalani survei akreditasi pada tahun 2018 ini. Tujuan Workshop ini adalah untuk mengetahui progress pendampingan akreditasi Puskesmas yang telah dilakukan sampai saat ini serta membicarakan strategi percepatan kesiapan menjalani survei akreditasi Puskesmas. Percepatan atau akselerasi yang dimaksud di sini bukan hanya menekankan pada aspek waktu saja, tetapi juga kualitas dari input, proses, output dan outcome dari akreditasi Puskesmas tersebut.

Foto bersama narasumber, panitia dan peserta dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota pada Workshop Teknis Percepatan Akreditasi Puskesmas.

Selain menghadirkan narasumber dari Sub Direktorat Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan, Workshop ini juga menghadirkan tiga surveior akreditasi FKTP Papua Barat untuk memberikan materi tentang “Overview dan Dukungan Lintas Program untuk Akreditasi Puskesmas”. Masing-masing materi diberikan, baik untuk Bidang Administrasi Manajemen (Admen) , Bidang Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) maupun Bidang Upaya Kesehatan Perorangan (UKP).

Pada Workshop ini diundang pula peserta dari Bidang atau Seksi di luar Bidang atau Seksi yang menangani akreditasi Puskesmas. Hal ini dimaksudkan agar upaya peningkatan mutu fasilitas pelayanan kesehatan melalui akreditasi Puskesmas tidak hanya dipandang menjadi tugas dan tanggung jawab Bidang Pelayanan Kesehatan dan Seksi yang menangani akreditasi Puskesmas saja. Akreditasi Puskesmas yang menjadi salah satu indikator Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 adalah merupakan tanggung jawab bersama dalam Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota secara keseluruhan.

Kesepakatan Workshop Teknis Percepatan Akreditasi Puskesmas yang telah ditandatangani oleh perwakilan peserta.

Workshop ini dapat menghadirkan peserta dari Kabupaten Kaimana, Kabupaten Fakfak, Kabupaten Sorong dan Kabupaten Manokwari Selatan berkat dukungan dari KOMPAK-BaKTI-Landasan. Selama ini melalui program Landasan fase 2, KOMPAK-BaKTI memberikan dukungan untuk penguatan tata kelola pelayanan dasar kesehatan pada 11 Puskesmas di 4 Kabupaten tersebut (klik Keep on Fire: Akreditasi Puskesmas Papua Barat, Menyelamatkan Pasien dengan Patient Safety,, Menyelamatkan Pasien dengan Patient Safety, Meningkatkan Kinerja dengan Audit Internal, SOP, Bukan untuk Dimakan, tapi untuk Dilaksanakan).


“Akreditasi Puskesmas memang bukan sesuatu yang mudah, namun bukan juga sesuatu yang mustahil. Bersama kita bisa!”


-DoVic 181018-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *