Dinas Kesehatan Papua Barat

Kolaborasi Itu Keren

Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong dan Puskesmas Malawili kali ini mendapat giliran menjadi lokus monitoring-evaluasi (monev) pembina wilayah (binwil) Kementerian Kesehatan. Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza (P2 Makeswa dan Napza), Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit adalah binwil Provinsi Papua Barat. Monev dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2019 pagi sampai siang hari menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Papua Barat Tahun 2019 yang dilaksanakan di Hotel Royal Mamberamo, Kota Sorong.

Tim monev binwil Kementerian Kesehatan dipimpin oleh Direktur P2 Makeswa dan Napza, Dr. dr. Fidiansjah, SpKJ, MPH. Sementara itu, turut mendampingi dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat adalah Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, staf Bidang Kesehatan Masyarakat dan staf Bidang Sumber Daya Kesehatan. Monev ini merupakan kolaborasi antar program serta kolaborasi antara Pusat dan Provinsi sebagai manifestasi tema Rakerkesda Provinsi Papua Barat tahun ini. Kolaborasi dapat diartikan sebagai bentuk kerja sama, interaksi, kompromi beberapa elemen yang terkait, baik individu, lembaga dan/atau pihak-pihak yang terlibat secara langsung dan tidak langsung yang menerima akibat dan manfaat.

IMG20190325101233
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong dan keempat Kepala Bidang menyampaikan capaian dan tantangan program kepada tim monev binwil.

Dalam kesempatan diskusi di Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong, dr. Lidia Kurniawan bersama ke-empat Kepala Bidang yang ada menyampaikan capaian dan berbagai tantangan yang dihadapi. Selain itu, juga sempat dibahas secara mendalam terkait Dana Alokasi Khusus (DAK), Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan beberapa isu menarik lainnya. Setelah kunjungan di Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong, kunjungan dilanjutkan ke Puskesmas Malawili.

IMG20190325122919
Kunjungan tim monev binwil ke Puskesmas Malawili.

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat telah memiliki pembagian wilayah binaan yang masing-masing ada pembina wilayahnya. Pembagian ini telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat (klik Binwas Melalui Binwil). Namun, binwil Provinsi ini belum berjalan efektif. Sampai saat ini, tiga Kabupaten terpantau telah memiliki SK Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten terkait binwil dan pembagian wilayah binaan, yaitu Kabupaten Sorong, Kabupaten Fakfak dan Kabupaten Tambrauw. Namun, binwil Kabupaten Fakfak belum bersifat terpadu antar program. “Saya berharap binwil-binwil yang sudah ada dapat melakukan fungsi pembinaan dan pengawasan (binwas) secara berjenjang dengan efektif. Kabupaten/Kota lainnya yang belum menetapkan bisa segera mengikutinya, supaya kolaborasi antar bidang atau program dapat terwujud,” harap Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat.

-DoVic 250319-

print

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *